Perbedaan Eau De Toilette (EDT) Perfume (EDP) Cologne (EDC)

Beberapa di antara Lovers pasti sering menemukan tulisan parfum, eau de parfum (EDP), eau de toilette (EDT), dan eau de cologne (EDC) pada kemasan botol wewangian yang digunakan. Tapi mungkin, ada juga yang belum mengerti apa perbedaan dari keempat istilah ini sehingga bisa memilih parfum yang tepat. Berikut adalah penjelasan mengenai istilah EDP EDT EDC ini :

1. Parfum

Parfum adalah wewangian yang paling awet aromanya walaupun Lovers hanya memakainya setetes saja. Aroma parfum dapat bertahan 2 hingga 3 hari. Hal ini disebabkan karena kandungan konsentrat wewangian pada parfum biasanya mencapai 20-40%. Tingkat konsentrat yang tinggi inilah yang membuat parfum berharga paling mahal dari wewangian jenis lainnya.

2. Eau De Parfum (EDP)

Wewangian ini lebih ringan dari parfum karena memiliki kadar alkohol yang sedikit dan hanya mengandung konsentrat wewangian sebanyak 8-16%. Aroma Eau De Parfum hanya bertahan 4-6 jam saja. Karena kadarnya yang lebih ringan dari parfum, Eau De Parfum memiliki harga yang lebih terjangkau. Wewangian ini juga cocok dipakai untuk beraktifitas seharian seperti bekerja. Coba saja eau de toilette EDP Morris Music Rock, Morris Flower princess, atau Morris Love untuk wanita. Atau, Morris Sport, Andersen Stone, dan Morris Army untuk pria.

3. Eau De Tiolette (EDT)

Eau De Toilette memiliki aroma yang ringan dan lembut karena mengandung kadar alkohol yang tinggi dengan konsentrat wewangian hanya 4% hingga 8%. Harganya pun lebih terjangkau dibanding kedua jenis sebelumnya. Biasanya EDT dikemas dalam bentuk spray, dan hanya tahan 3 hingga 4 jam saja. Oleh karena itu, wewangian ini cocok digunakan untuk acara-acara singkat seperti pesta atau bersantai dengan teman.

4. Eau De Cologne (EDC)

Eau De Cologne atau yang biasa kita sebut dengan Cologne adalah wewangian yang paling ringan di antara semuanya. EDC mengandung konsentrat pewangi yang paling sedikit dibanding lainnya, sekitar 2-4%. Namun, kadar alkohol yang terkandung di dalamnya merupakan yang paling tinggi dibanding tiga jenis wewangian di atas. EDC hanya dapat bertahan sekitar 2-3 jam saja.